Menurut Prabowo, nanti pemerintah pusat akan membantu dari sisi sebelum hingga sesuai mulainya proyek 'gentengisasi'.
"Ini serius ya, bupati, wali kota yang tidak mau kotanya indah terserah. Bersama kita bikin kota indah, kecamatan indah, dan desa indah," ujar Prabowo.
BACA JUGA: Pemantapan MTQ XXXVII 2026 di Seluma, Pemprov Bengkulu Targetkan Sukses
BACA JUGA:Tinggi Pencurian Meteran PDAM di Bengkulu, Awal 2026 Saja Sudah 56 Kasus
Prabowo juga bercerita bahwa pada zaman dahulu atap rumah di Indonesia menggunakan rumbia atau ijuk. Hal itu membuat suasana di dalam rumah juga semakin sejuk.
Dia juga mengeluhkan salah satu di desa di Minahasa, Sulawesi Utara, yang kini banyak menggunakan seng sebagai atap rumah mereka, dan tidak lagi menggunakan rumbia.
"Seng itu berkarat. Karat melambangkan degenerasi. Kita, saya berharap Indonesia tidak terlihat berkarat bukan lambang kebangkitan Indonesia," kata Prabowo.
Dalam paparannya, Prabowo juga menunjukkan proyek gentengisasi yang dimaksud. Dia ditentukan palet warna yang dinamakan Nusantara Horizon, yang terdiri dari biru langit, navy blue, hijau, abu-abu, dan terakota.