JAKARTA, Radarseluma.Disway.id - Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan indtraday sesi kedua Rabu (28/01) lalu telah sukses menjadi bahan pembicaraan banyak pihak, terutama dari kalangan Pengamat Ekonomi.
Bukan tanpa alasan. Pasalnya, anjloknya IHSG hingga 8 persen tersebut terjadi usai pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang menyoroti kekhawatiran global akan sistem transparansi kepemilikan saham di Indonesia, serta penggunaan laporan Monthly Holding Composition Report dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yang dinilai belum cukup memadai.
BACA JUGA:554 Ribu Ha Sawah Sudah Hilang, Menteri ATR/BPN sebut Darurat Tata Ruang
BACA JUGA: Vinfast Signs Agreement to Develop Transportation Infrastructure in Indonesia
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Research Director Prasasti Gundy Cahyadi menyatakan bahwa pengumuman MSCI sendiri bukanlah alasan untuk saling menyalahkan dari satu pihak ke pihak lainnya.
"Menurut saya kita harus respect atas apa yang diumumkan oleh MSCI. Memang ada kekhawatiran yang sejauh tahun lalu banyak disampaikan oleh investor global, tapi ini sebenarnya bukan mencari salahnya siapa," tutur Gundy kepada Disway dan awak media lainnya dalam acara Prasasti Economic Forum 2026: “Navigating Indonesia’s Next Chapter”, yang digelar di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, pada Kamis (29/01).
Lebih lanjut, Gundy sendiri juga turut menambahkan bahwa yang terpenting saat ini adalah untuk mendorong persatuan kompetensi, demi mendorong penbangunan masyarakat yang kompetitif di sektor global.
"Karena kalau memang risikonya kita dikeluarkan dari market, itu membuat satu risiko sangat besar. Indonesia bukan hanya di mata global, tapi juga mempengaruhi pada ekonomi yang sangat strukturatif," pungkas Gundy.
"Itu membuat kesan yang negatif, dan sebagainya, dan itu semuanya akan sangat berdampak dari perkembangan keseluruhan," tambahnya.
BACA JUGA:VCI Global Transformation Into AI-Native Operating Platform with Modular
BACA JUGA: Dinkes Seluma akan Telusuri Video Oknum Nakes Puskesmas Ilir Talo yang tersebar Luas
Oleh karena itulah, Gundy juga menekankan akan pentingnya improvement atau perbaikan kepada sistem yang ada, terutama pada sistem komunikasi kepada masyarakat mengenai regulasi di Indonesia.
"Yes, we take it with a positive mindset, kita perlu itu. Kita harus melakukan satu kebanggaan, satu improvement pada Indonesia," tutup Gundy.