Wabup juga menambahkan, untuk setiap OPD hanya melakukan perekrutan tenaga kerja sebanyak tiga orang. Yakni, Cleaning Service, penjaga malam dan sopir. Bahkan, untuk tiga tenaga kerja tersebut diperkirakan digunakan oleh tenaga kerja yang lama.
Sekedar mengingatkan, berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Jumat, 23 Januari 2026, Diskominfo Seluma membuka penerimaan tenaga kerja untuk sejumlah posisi. Adapun formasi yang dibuka meliputi Tenaga Fotografer sebanyak tiga orang, Tenaga Teknis Komputer dua orang, serta penerima jasa layanan perorangan yang terdiri dari Cleaning Service satu orang, penjaga malam satu orang, dan sopir satu orang.
Kebijakan perekrutan ini pun memunculkan berbagai pertanyaan, khususnya dari kalangan eks tenaga honorer yang sebelumnya telah dirumahkan. Pasalnya, perumahan tenaga honorer dilakukan dengan alasan penyesuaian regulasi serta keterbatasan anggaran daerah, sehingga banyak honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun harus kehilangan pekerjaan.
Ironisnya, di tengah kondisi tersebut, pemerintah daerah justru membuka penerimaan tenaga kerja baru, meskipun dengan skema jasa layanan perorangan. Hal ini dinilai kontradiktif dengan kebijakan sebelumnya yang menyatakan tidak lagi memperpanjang kontrak honorer.
Sorotan semakin tajam lantaran sebelumnya Pemerintah Daerah Seluma telah menetapkan kebijakan untuk memprioritaskan penggunaan tenaga outsourcing (outsourcing system/orsosing) pada posisi Cleaning Service, jaga malam dan sopir. Dalam praktiknya, tenaga outsourcing tersebut juga banyak diisi oleh tenaga honorer lama yang telah lama mengabdi di lingkungan Pemkab Seluma.
Dengan dibukanya penerimaan tenaga baru untuk posisi jasa layanan perorangan, sejumlah pihak menilai hal ini berpotensi menggeser tenaga honorer lama yang sebelumnya diharapkan masih bisa diberdayakan melalui skema outsourcing.
BACA JUGA:Mitsubishi Triton Bekas Masih Diincar Masyarakat Indonesia, Terutama Perusahaan
BACA JUGA:Melihat Lebih Dekat Fitur Konektivitas di Mitsubishi Destinator
Tak hanya pada posisi jasa layanan perorangan, perekrutan untuk Tenaga Fotografer dan Tenaga Teknis Komputer juga menjadi perhatian. Sebab, pada bidang tersebut sebelumnya juga banyak diisi oleh tenaga honorer dengan masa pengabdian yang cukup lama dan telah memiliki pengalaman kerja yang mumpuni.