Menurut Hendarsyah, pengalaman hidup dan kearifan yang dimiliki para lansia dapat menjadi modal sosial yang sangat berharga. Lansia dapat berperan dalam menjaga nilai-nilai budaya, memperkuat hubungan antar generasi, serta menciptakan suasana sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
Hendarsyah berharap, program Sekolah Lansia Pengayom Senja tidak berhenti hanya di Desa Lokasi Baru. Ia mendorong agar desa-desa lain di Kabupaten Seluma dapat mengembangkan program serupa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat lansia.
"Harapan kami, Sekolah Lansia ini bisa menjadi pilot project terbaik. Bukan hanya menjadi contoh di Kabupaten Seluma, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain di Provinsi Bengkulu dalam memberdayakan lansia," pungkasnya.
BACA JUGA: Bridge Data Centres Unveils New Brand Identity as It Strengthens Position as APAC’s
Dengan adanya program Sekolah Lansia, Pemkab Seluma menegaskan komitmennya untuk mewujudkan lansia yang sejahtera, berdaya dan tetap berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Program ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan menjadi bagian penting dalam pembangunan manusia di Kabupaten Seluma.(ctr)