Lalu Maroko dihadiahi penalti di menit ke-94 saat Brahim Diaz dilanggar Malick Diouf di kotak terlarang dalam situasi sepak pojok.
BACA JUGA:Bupati Seluma Tegaskan, Setiap 6 Bulan, Evaluasi Kinerja OPD
Penalti itu membuat kubu Senegal protes keras dan pelatih Pape Thiaw menginstruksikan para pemain untuk meninggalkan lapangan.
Setelah tertunda sekitar 20 menit, kubu Senegal mau melanjutkan laga dan penalti tetap dijalankan karena sudah disahkan VAR.
Kebuntuan pada menit ke-94 saat serangan balik cepat mereka membelah pertahanan Maroko.
Idrissa Gueye dari sisi kanan memberikan bola kepada Pape Gueye yang melakukan solo run dari sisi kiri. Saat mendekati kotak penalti, Gueye menembak bola dengan kaki kiri dan bersarang di pojok atas gawang.
BACA JUGA:Manajemen SPBU Tais Laporan Karyawan, Dugaan Penggelapan Rp 76 Juta
BACA JUGA:Oknum Pejabat Dinkes Seluma Disebut Kena Gerebek Istri di Bumi Ayu, Bersama Oknum PPPK
Senegal bisa mempertahankan keunggulan 1-0 itu hingga akhir dan keluar sebagai juara Piala Afrika 2025. Sementara, Maroko harus gigit jari karena gagal mengakhiri puasa gelar di turnamen ini sejak 1974!