Tak hanya dari kalangan artis, dukungan juga datang dari content creator Emil Mario. Ia mengapresiasi keberanian Aurelie yang berani berbicara di ruang publik tentang pengalaman kelamnya. Emil menilai kisah tersebut bukan sekadar cerita pribadi, melainkan peringatan dan penyelamat bagi anak-anak dan remaja yang tanpa sadar menjadi korban grooming.
Emil menegaskan bahwa kejujuran Aurelie dapat membantu banyak orang mengenali tanda-tanda grooming lebih dini, menemukan suara mereka, dan terhindar dari penderitaan berkepanjangan.
Di tengah dukungan yang mengalir, Aurelie juga menuliskan pesan menyentuh untuk dirinya sendiri. Melalui unggahan di Instagram, ia membagikan video masa remajanya saat mengikuti kontes kecantikan, disertai refleksi mendalam tentang gadis kecil di dalam dirinya yang bertahan dalam diam demi keselamatan.
Dalam tulisannya, Aurelie menggambarkan proses penyembuhan sebagai perjalanan panjang yang penuh keberanian, dengan memasang batas, mengungkap kebenaran, dan memilih diri sendiri tanpa rasa bersalah. Pesan tersebut menyentuh banyak pengikutnya dan kembali menuai simpati luas.
Kisah Aurelie Moeremans melalui Broken Strings kini tidak hanya menjadi catatan perjalanan hidup pribadi, tetapi juga suara penting bagi para penyintas kekerasan dan grooming, sekaligus pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada dan peduli.