Doa Nabi Sulaiman AS menunjukkan bahwa harta bukan untuk kesombongan, melainkan untuk kemaslahatan umat.
2.Utamakan Ampunan Allah:
Sebelum meminta dunia, utamakanlah taubat dan ampunan, karena hati yang bersih akan membawa keberkahan pada rezeki.
3.Doa yang Spesifik:
Nabi Sulaiman berdoa dengan jelas dan penuh keyakinan. Umat Islam hendaknya meniru hal ini dalam berdoa.
4.Rezeki Tidak Terbatas:
Kekayaan Allah tidak terbatas. Jika Allah berkehendak, Dia mampu menjadikan seorang hamba yang sederhana menjadi penguasa kaya raya
Dari penjelasan diatas maka dapat kita simpulkan bahwa Doa Nabi Sulaiman AS adalah doa yang penuh makna dan menjadi bukti kekuasaan Allah Swt. Beliau memohon ampunan terlebih dahulu, lalu meminta kerajaan yang tidak akan dimiliki oleh siapa pun setelahnya. Allah mengabulkannya dengan memberikan kerajaan, harta, ilmu, dan kekuasaan yang luar biasa. Namun, semua itu tidak membuat Nabi Sulaiman sombong, melainkan semakin tunduk dan taat kepada Allah.
Kisah doa Nabi Sulaiman AS hendaknya menjadi teladan bagi umat Islam. Kaya raya bukanlah tujuan utama, melainkan sarana untuk memperkuat iman, menolong sesama, dan menyebarkan kebaikan. Allah memberi contoh melalui Nabi Sulaiman bahwa doa yang tulus, penuh iman, dan mengutamakan ampunan akan mendatangkan keberkahan dunia dan akhirat. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa memperbanyak doa dengan penuh keyakinan, sebagaimana Nabi Sulaiman AS, agar hidup kita tidak hanya kaya harta, tetapi juga kaya iman dan amal saleh. (djl).