Pesona Pakaian Adat Kabupaten Mukomuko: Warisan Budaya yang Sarat Makna

Senin 25-08-2025,12:00 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

• Emas menjadi simbol kemuliaan, kesejahteraan, dan kejayaan.

• Motif songket mencerminkan kedekatan dengan alam serta nilai gotong royong, karena songket dibuat melalui proses panjang yang dikerjakan bersama.

Selain itu, keberadaan suntiang dan perhiasan emas menunjukkan peran penting perempuan dalam adat matrilineal, di mana garis keturunan ditarik dari pihak ibu.

Fungsi dan Penggunaan dalam Kehidupan Masyarakat

Pakaian adat Mukomuko tidak digunakan sehari-hari, melainkan dalam acara-acara khusus seperti:

• Upacara pernikahan, di mana pengantin tampil dengan busana adat lengkap.

• Upacara adat suku, misalnya kenduri adat atau acara penobatan.

• Penyambutan tamu penting, di mana masyarakat mengenakan pakaian adat sebagai bentuk penghormatan.

• Festival budaya, baik di tingkat daerah maupun nasional, untuk memperkenalkan identitas budaya Mukomuko.

Pelestarian dan Tantangan Zaman

Seiring perkembangan zaman, pakaian adat Mukomuko menghadapi tantangan modernisasi. Generasi muda lebih akrab dengan busana modern, sementara keterampilan menenun songket mulai berkurang. Namun, berbagai pihak telah berupaya melestarikan warisan ini melalui festival budaya, pameran, hingga program sekolah adat.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko juga berperan penting dalam mempromosikan pakaian adat, menjadikannya sebagai ikon daerah. Selain itu, perajin songket lokal terus diberdayakan agar produksi kain khas Mukomuko tidak punah.

Dari penjelasan diatas maka dapat kita simpulkan bahwa Pakaian adat Kabupaten Mukomuko bukan hanya sekadar busana tradisional, tetapi juga cerminan identitas, filosofi, dan sejarah panjang masyarakatnya. Dengan pengaruh budaya Minangkabau dan Melayu, pakaian adat Mukomuko menghadirkan keindahan dalam setiap detailnya. Dari baju kurung, kain songket, hingga suntiang emas, semuanya sarat makna dan nilai luhur yang perlu dilestarikan.

Melalui pelestarian dan promosi yang berkelanjutan, pakaian adat Mukomuko akan tetap menjadi kebanggaan, bukan hanya bagi masyarakat setempat, tetapi juga bagi bangsa Indonesia. (djl)

Kategori :