Rumah Adat Bengkulu: Warisan Arsitektur yang Mulai Terlupakan Generasi Muda

Rabu 20-08-2025,14:30 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

4. Nilai Kebersamaan dan Gotong Royong

Proses pembangunan rumah adat dilakukan secara bersama-sama. Hal ini mengajarkan generasi muda tentang arti solidaritas, bahwa kehidupan bermasyarakat akan kuat jika dijalankan dengan kebersamaan.

5. Identitas dan Kebanggaan Daerah

Ukiran dengan motif bunga raflesia pada dinding menjadi pengingat bahwa Bengkulu adalah daerah yang unik dan kaya. Rafflesia sebagai bunga langka dunia dipahat dalam seni rumah adat sebagai bentuk kebanggaan masyarakat Bengkulu.

BACA JUGA:Benteng Marlborough: Jejak Kolonial, Makam Misterius Thomas Parr, dan Kebanggaan Sejarah Bengkulu

Gambaran Visual Rumah Adat Bengkulu

Jika digambarkan, rumah adat Bengkulu tampak seperti sebuah bangunan panggung yang berdiri anggun di atas tiang-tiang kayu. Atapnya menjulang dengan lima bubungan runcing, menyerupai bentuk segitiga yang mengarah ke langit. Dindingnya penuh dengan ukiran khas, tangganya kokoh dengan jumlah ganjil, dan ruang tamunya luas untuk menampung banyak orang.

Keindahan rumah adat ini sebenarnya bisa menjadi ikon budaya Bengkulu, setara dengan rumah gadang di Minangkabau atau joglo di Jawa. Namun sayang, keberadaannya kini semakin jarang ditemukan karena generasi sekarang lebih memilih rumah modern yang dianggap praktis.

Pesan untuk Generasi Muda

Generasi muda Bengkulu perlu memahami bahwa rumah adat bukan sekadar peninggalan kuno, melainkan identitas budaya. Dengan mengenal rumah adat, generasi muda bisa belajar tentang kearifan lokal, kesederhanaan hidup, serta pentingnya menjaga alam dan persaudaraan.

Melestarikan rumah adat tidak berarti semua orang harus membangun rumah adat sebagai tempat tinggal. Tetapi generasi muda bisa melestarikannya dengan cara:

• Mengenal sejarah dan makna rumah adat.

• Mengajarkan kembali nilai-nilainya dalam kehidupan modern.

• Mendukung program pemerintah daerah untuk melestarikan rumah adat sebagai destinasi wisata budaya.

• Menjadikan rumah adat sebagai inspirasi desain rumah modern yang tetap memuat unsur lokal.

Dari penjelasan diatas maka dapatlah kita simpulkan bahwa Rumah adat Bengkulu adalah warisan budaya yang sarat makna, bukan hanya dari segi arsitektur, tetapi juga filosofi kehidupan. Setiap tiang, atap, tangga, hingga ukirannya memiliki pesan mendalam tentang bagaimana masyarakat Bengkulu menjaga hubungan dengan alam, Tuhan, serta sesama manusia.

Sayangnya, rumah adat ini mulai terlupakan oleh generasi muda yang lebih akrab dengan desain modern. Jika dibiarkan, maka identitas budaya ini bisa lenyap, hanya tinggal cerita dalam buku sejarah.

Rumah adat Bengkulu sesungguhnya bukan sekadar peninggalan, tetapi merupakan cermin jati diri masyarakat Bengkulu. Tugas generasi muda hari ini adalah menjaga agar warisan leluhur ini tetap hidup, dikenal, dan menjadi kebanggaan bersama. Dengan mengenal rumah adat, generasi muda tidak hanya belajar sejarah, tetapi juga memahami nilai kehidupan yang diwariskan nenek moyang.

Kategori :