BACA JUGA:Gagal di CPNS, Perwakilan Honorer R4 Datangi DPRD BS!
KAI sendiri tetap mempertimbangkan pengoperasian kembali kelas Bisnis di Pulau Jawa pada perjalanan fakultatif yang dapat dilakukan pada momen-momen tertentu, seperti libur Nataru atau Lebaran.
Rangkaian terbaru yang dioperasikan menggantikan kelas bisnis menghadirkan sejumlah peningkatan kualitas layanan, mulai dari bodi berbahan stainless steel yang lebih tahan korosi, kursi ergonomis dengan ruang kaki luas dan footrest individual, hingga Passenger Information Display System (PIDS) yang menampilkan informasi perjalanan secara real-time.
Pintu elektrik otomatis dengan peredam suara menciptakan suasana kabin yang lebih tenang. Dari sisi teknis, rangkaian ini menggunakan bogie tipe K10 yang mendukung kestabilan hingga kecepatan 120 km/jam serta sambungan antarkereta corrugated bellows yang meredam getaran. Fasilitas stop kontak dan port USB tersedia di setiap kursi, selaras dengan kebutuhan pelanggan digital saat ini.
Modernisasi sarana ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, sekaligus memperkuat ekosistem industri dalam negeri melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
BACA JUGA:Jaksa Tunggu Hasil dari BPN, Pengecekan 2 Titik Aset Mantan Bupati Seluma Murman Effendi
BACA JUGA:Warga Sinar Pagi Ketakutan, Beruang Hancurkan Pondok Kebun dan Mulai Mengancam
"Modernisasi ini menjadi bagian dari transformasi layanan KAI agar semakin selaras dengan kebutuhan pelanggan dan mendukung perkembangan industri perkeretaapian nasional," ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.
Secara keseluruhan, KAI mengalokasikan investasi sebesar Rp14,87 triliun untuk pengadaan sarana perkeretaapian dari PT INKA (Persero), dengan Rp5,5 triliun di antaranya ditujukan khusus untuk pengadaan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation pada periode 2023 hingga 2026. Hingga 11 Juli 2025, sebanyak 31 rangkaian atau setara dengan 336 unit kereta telah diterima dan dioperasikan oleh KAI pada berbagai layanan di Pulau Jawa.