BACA JUGA:Menghadapi Cobaan dengan Kesabaran dan Keteguhan Iman
Meningkatkan Kepedulian di Bulan Dzulqa’dah
1, Meningkatkan Sedekah dan Infaq
Bulan Dzulqa’dah adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak sedekah dan infaq kepada fakir miskin, anak yatim, dan orang yang membutuhkan. Dengan sedekah, selain membersihkan harta, juga mempererat tali persaudaraan dan solidaritas sosial. Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surat At-taubah ayat 103 yang mana berbunyi:
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا
Artinya: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka" (QS. At-Taubah: 103)
2, Menjalin Ukhuwah dan Menguatkan Silaturahmi
Dzulqa’dah bisa menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga tali persaudaraan dan memperbaiki hubungan yang mungkin retak. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Bukhari dan Muslim yang mana berbunyi:
مَنْ أَرَادَ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artinya: "Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahim"' (HR. Bukhari dan Muslim)
3, Menguatkan Kepedulian Melalui Dakwah dan Advokasi Sosial
Selain bentuk materi, kepedulian juga bisa diwujudkan dalam bentuk dakwah sosial, advokasi terhadap hak-hak kaum dhuafa, dan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya saling peduli. Hal ini sejalan dengan misi Islam untuk membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.
Penjelasan Dalil-dalil
*' QS. Al-Ma’idah: 2 menegaskan pentingnya tolong-menolong dalam hal kebajikan, yang secara praktis dapat diterjemahkan dalam bentuk bantuan sosial, perhatian terhadap kesulitan sesama, dan kerja sama membangun kebaikan masyarakat.
*' Hadits Rasulullah SAW
“man la yarham…” mengandung pesan moral kuat bahwa kasih sayang dan empati adalah cermin keimanan. Tanpa itu, seseorang tidak akan mendapatkan rahmat Allah.