Merenung di Tengah Ketenangan: Refleksi Dzulqa’dah

Jumat 16-05-2025,14:00 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

Maka, dalam refleksi Dzulqa’dah, kita diajak untuk:

Meninggalkan ghibah, fitnah, dan perbuatan buruk lainnya.

Menjaga lisan dan hati.

Menjaga waktu dari hal yang sia-sia.

BACA JUGA:Berusaha Menjadi Muslim yang Lebih Baik Setiap Hari di Dzulqa’dah

Dari penjelasan di atas maka dapatlah kita disimpulkan bahwa Dzulqa’dah bukan hanya bulan yang ‘sepi’ dari ibadah berjamaah seperti Ramadhan atau Idul Fitri. Ia adalah fase penting untuk memantapkan langkah spiritual menuju ibadah puncak di Dzulhijjah. Di dalam ketenangannya, tersimpan hikmah besar untuk refleksi dan perbaikan diri. Ia adalah saat terbaik untuk membersihkan hati, menata niat, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Mari jadikan Dzulqa’dah sebagai ruang jiwa untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia, mengheningkan cipta, dan membuka lembaran baru kehidupan yang lebih mendekat kepada Allah. Di balik kesunyian bulan ini, ada seruan Ilahi yang halus: untuk kembali, untuk memperbaiki, dan untuk menyucikan diri. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang cerdas membaca waktu, dan menggunakan bulan ini untuk menjadi lebih baik, lebih taat, dan lebih dekat dengan-Nya. (djl)

 

 

Kategori :