Tanda-tanda Hati Yang Bersih Dan Lembut Di Bulan Dzulqa'dah

Sabtu 10-05-2025,14:30 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

3. Benci pada Kemaksiatan dan Dosa

Hati yang bersih tidak nyaman melihat, mendengar, apalagi melakukan maksiat. Ia merasa sakit ketika berhadapan dengan keburukan karena cahayanya berasal dari keimanan. Nabi Muhammad SAW bersabda:

مَنْ سَرَّتْهُ حَسَنَتُهُ، وَسَاءَتْهُ سَيِّئَتُهُ، فَذَلِكُمُ الْمُؤْمِنُ

Artinya: “Barang siapa yang merasa senang dengan kebaikannya dan merasa sedih dengan keburukannya, maka dialah seorang mukmin.” (HR. Tirmidzi, no. 2165)

Jika hati kita merasa tenang dalam kemaksiatan, itu tanda bahwa hati mulai mengeras. Sebaliknya, jika kita merasa gelisah dan menyesal setelah melakukan kesalahan, itu tanda kebersihan hati masih ada.

4. Pemaaf dan Tidak Menyimpan Dendam

Hati yang bersih dan lembut mampu memaafkan kesalahan orang lain tanpa menyimpan dendam. Allah SWT memuji orang-orang yang memiliki sifat ini:

وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Artinya: “...Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali Imran: 134)

Kelembutan hati ini sangat penting dalam membangun masyarakat yang penuh kasih dan menjauhkan kita dari sifat pendendam yang bisa merusak hati.

5. Rendah Hati dan Tidak Sombong

Kesombongan adalah penyakit hati yang paling berbahaya. Seseorang yang memiliki hati yang lembut akan selalu merasa kecil di hadapan Allah dan tidak meremehkan orang lain. Rasulullah SAW bersabda:

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ

Artinya: “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan seberat biji zarrah (atom).” (HR. Muslim, no. 91)

Hati yang bersih menyadari bahwa semua kelebihan hanyalah titipan, sehingga ia akan selalu bersikap tawadhu.

BACA JUGA:Amalan Rahasia yang Dapat Menyelamatkan di Akhirat

Kategori :