Bukan Hanya Acara Olahraga, Tapi Uji Teknologi: Maraton Pertama di Dunia Bersama Manusia dan Robot

Jumat 11-04-2025,04:00 WIB
Reporter : Jeffri Ginting
Editor : Jeffri Ginting

BACA JUGA:Masalah PAD, Bupati Seluma Sampaikan Ini

 

Mengingat tantangan teknis yang terus-menerus yang membutuhkan terobosan dalam pengembangan industri, di samping dampak disruptif dari lingkungan luar ruangan yang kompleks pada operasi robotik, kemampuan saat ini memungkinkan robot untuk berlari bersama manusia tetapi tidak benar-benar bersaing dengan mereka. Dengan demikian, acara ini berfungsi lebih sebagai dialog industri dan uji stres robotik daripada perlombaan tradisional.

 

Bagi peserta dan penonton manusia, berbagi lintasan dengan robot menawarkan sensasi sensorik dan perluasan intelektual. Manfaat ini konkret: "interaksi konstruktif" antara teknologi dan masyarakat memperjelas batasan kolaborasi manusia-robot, memperkuat prinsip "teknologi untuk kemanusiaan," dan mempercepat peralihan dari ​koeksistensi menuju ​kemakmuran bersama.

 

BACA JUGA:Walhi Desak Gubernur Bengkulu Tolak Rekomendasi PPKH Tambang Emas Seluma

"Sebagai inti dari acara ini, robot humanoid yang 'berlari maraton' melambangkan imajinasi dan mimpi manusia dalam gerakan—itulah puncak acaranya," kata Li Quan. "Terlepas dari peringkat atau kecepatan, jejak yang ditinggalkan oleh robot-robot ini di garis finis memiliki nilai yang lebih besar daripada medali apa pun. Lintasan sepanjang 21 kilometer akan berakhir, tetapi pencarian kita untuk sinergi manusia-robot tidak akan pernah berakhir."

Kategori :