BENGKULU SELATAN – radarselumaonline, Sektaris daerah (Sekda) Bengkulu Selatan (BS) Sukarni Dunip M.Si mengaku masih banyak OPD yang tidak siap saat program Bujian dusun, bahkan datang ke desa tidak tahu apa yang harus dilakukan, sehingga banyak dibebankan ke desa.
BACA JUGA:Ketahanan Pangan Andalakan Bumdes, Apa Yang Diperoleh?
"Bupati datang ke desa tidak meminta yang aneh-aneh, hadir di Bujian dusun yakni warga berkumpul bisa dilayani, dan bukan dibebankan ke desa,"ungkap Sukarni.
Dikatakan Sukarni, program Bupati senang ngantor di desa atau program Buji’an Dusun yang digagas Bupati Gusnan Mulyadi, meskipun sukses, namun tidak sepenuhnya berjalan mulus, sehingga perlu dilakukan evaluasi, dengan melibatkan OPD dilingkungan Pemkab BS.
"Saya minta OPD mendukung program Bujian dusun ini,"tutur Sekda Sukarni.
BACA JUGA:7 Resep Makanan Sehat, Wanita Pasti Suka..
Kepala DPMD BS, Herman Sunarya MH mengatakan dari 142 desa di BS baru 11 desa tahun 2022 dilaksanakan Bujian dusun, dan untuk tahun 2023 ini program Buji’an Dusun kembali dilanjutkan.