PEMATANG AUR - Saat ini pembahasan anggaran APBD Kabupaten Seluma tahun 2023 masih berlangsung. Namun DPRD Seluma menyayangkan terkait minimnya anggaran yang diplot di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Bahkan beberapa OPD nyaris hanya dianggarkan untuk pembayaran gaji serta operasional kantor saja. Sedangkan anggaran lainnya tidak disiapkan. Menurut Waka II DPRD Seluma Ulil Umidi menyampaikan idealnya ada lima kali perjalanan dinas yang harus dilakukan oleh OPD untuk melakukan upaya lobi anggaran di kementerian terkait. Dikatakannya seharusnya setiap OPD diberikan keleluasan. Dengan lima kali perjalanan dinas dalam satu tahun tersebut untuk tujuan koordinasi ke Kementrian akan lebih maksimal. "Anggaran untuk melobi anggaran ke pusat tidak ada. Jadi bagaimana dinas mau maksimal mencari dana. Seharusnya OPD aktif mencari anggaran sampai ke pusat. Sehingga bisa ditarik ke daerah," kata Ulil, kemarin. Menurutnya, tahun depan tentunya setiap kementrian memiliki anggaran yang bisa dikucurkan ke pemerintah daerah. Nah, jika tidak diajukan atau jemput bola. Maka mustahil anggaran akan mengalir ke daerah. "Kami mendorong agar OPD tahun depan bisa lebih aktif. Untuk mencari dana ke kementrian. Sehingga tidak hanya terpaku dengan anggaran yang sudah diplot di APBD. Namun untuk melobi anggaran jelas butuh biaya operasional," tegas Ulil kepada wartawan. DPRD meminta kepada TAPD untuk memperhatikan masalah anggaran di OPD ini. Sehingga kinerja OPD juga bisa lebih maksimal lagi. Karena OPD merupakan ujung tombak pelaksana program pemerintah daerah. "Dalam waktu setahun, bahkan ada yang hanya sekali melakukan kunjungan ke kementrian. Sehingga bagaimana lobi anggaran bisa maksimal. Kami minta TAPD untuk bisa memperhatikan hal ini," tegasnya. Ulil mengatakan saat ini memang Pemkab Seluma sedang melaksanakan program pembangunan fisik. Namun pembangunan nonfisik juga harus dilaksanakan serta diseimbangkan oleh pemerintah daerah. Sementara itu, untuk pembahasan RAPBD 2023 sendiri saat ini masih terjadi defisit anggaran sebesar Rp 56 miliar. Sehingga Banggar dan TAPD masih membahas lebih lanjut. Untuk bisa mencari solusi bagaimana menambal defisit anggaran yang cukup besar. (adt)
Anggaran Perjalanan Dinas OPD Minim
Kamis 10-11-2022,14:08 WIB
Reporter : admin5131radarseluma1
Editor : admin5131radarseluma1
Kategori :
Terkait
Kamis 16-07-2026,12:47 WIB
PT. MSS Dilaporkan ke DPRD Seluma, Belum Bayar Upah, Minta DPRD Memanggil!
Rabu 15-07-2026,06:36 WIB
Kepala SMPN 5 Seluma Laporkan Aksi Demo Pelajar Polisi, Dugaan Ada Provokasi
Selasa 14-07-2026,17:02 WIB
Edukasi Pencegahan DBD, Kelurahan Sembayat Ajak Warga Tingkatkan Kepedulian terhadap Kebersihan Lingkungan
Selasa 14-07-2026,08:30 WIB
Diduga Diserang Elang, Drone Pemetaan BPKH Hilang di Hutan Seluma Utara
Selasa 14-07-2026,07:20 WIB
Demo Tuntut Kepala SMPN 5 Seluma Diganti, Disebut Akibat Diprovokasi Guru
Terpopuler
Sabtu 18-07-2026,08:45 WIB
Kejagung Hentikan Pengumpulan Data Program MBG di Kejati, Penyidikan Tetap Berlanjut
Sabtu 18-07-2026,08:37 WIB
Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Sabtu 18-07-2026,08:40 WIB
Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan. Simak Selengkapnya
Sabtu 18-07-2026,08:49 WIB
Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik, Bentuk Tim Khusus 9 Penyidik Tangani Perkara FA
Sabtu 18-07-2026,08:34 WIB
Kementerian ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat Bukan untuk Jadikan Tanah Adat sebagai Tanah Negara
Terkini
Sabtu 18-07-2026,08:49 WIB
Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik, Bentuk Tim Khusus 9 Penyidik Tangani Perkara FA
Sabtu 18-07-2026,08:45 WIB
Kejagung Hentikan Pengumpulan Data Program MBG di Kejati, Penyidikan Tetap Berlanjut
Sabtu 18-07-2026,08:40 WIB
Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan. Simak Selengkapnya
Sabtu 18-07-2026,08:37 WIB
Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Sabtu 18-07-2026,08:34 WIB