BENGKULU - Fenomena perundungan atau biasa disebut bullying di kalangan pelajar perlu mendapat perhatian serius. Khususnya di Bengkulu, Gubernur Rohidin Mersyah berharap ada pembahasan bersama sekaligus meminta agar ada kurikulum PAUD dan TK. Hal ini disampaikan Gubernur Rohidin saat membuka Workshop yang mengangkat Tema 'Self Help, Ketika Terjadi Bullying' (Cara Menolong Diri Sendiri dan Orang Lain Ketika Mengalami Bulllying) pada Kamis (13/10). Menurut Gubernur Rohidin, bullying harus dihentikan karena akan berdampak luas, mulai dari prestasi akademis, kesehatan mental bahkan keselamatan nyawa anak. Terlebih anak - anak zaman sekarang yang sudah sangat dekat dengan dunia digital, cyber bullying rentan sekali terjadi melalui media sosial. Melalui workshop yang digagas oleh Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) Kota Bengkulu, Gubernur Rohidin berharap ada rumusan - rumusan mendasar dalam mengatasi bullying sejak dini, salah satunya melalui kurikulum pendidikan PAUD dan TK. Di mana di sanalah dasar generasi muda Indonesia dibangun. "Hasil membangun generasi itu bukan sekarang, 5 hingga 20 tahun yang akan datang. Ini merupakan blue print yang kita lakukan hari ini. Masalah - masalah yang kita liat hari ini, intoleran, bullying, pelecehan itu semua merupakan produk 5 hingga 20 tahun lalu," jelas Gubernur Rohidin. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah untuk mengantisipasi bullying yang terjadi di sekolah - sekolah. Atas kerja sama dengan Penerbit Erlangga dan ABKIN Provinsi dan ABKIN Kota Bengkulu, agar guru dapat memberikan edukasi kepada anak - anak untuk tidak terjadi perundungan di lingkungan sekolah. "Mudah - mudahan seminar ini nanti akan membuahkan hasil yang positif untuk mengantisipasi permasalahan bullying di sekolah," ungkap Eri Yulian Hidayat. Eri juga menghimbau seluruh sekolah yang ada di provinsi Bengkulu baik itu TK, PAUD, SD, SMP, SMA hingga SMK dan SLB, agar sama - sama bersinergi dalam rangka mengantisipasi terjadinya bullying di tingkat satuan pendidikan.(Ken)
Gubernur Bengkulu Minta Ada Kurikulum PAUD dan TK, Atasi Bullying
Jumat 14-10-2022,10:40 WIB
Reporter : admin5131radarseluma1
Editor : admin5131radarseluma1
Kategori :
Terkait
Sabtu 25-04-2026,12:00 WIB
Pelepasan Jemaah Haji Bengkulu Kloter 1, 393 Jemaah
Selasa 14-04-2026,16:00 WIB
Kominfo BS Ikut Penguatan Laporan TP2DD, Menuju BS Semakin Digital
Selasa 14-04-2026,15:11 WIB
Seluruh Tahapan Persiapan Haji Bengkulu 2026, Selesai
Selasa 14-04-2026,14:51 WIB
Lagi Dibahas Regulasi Zakat Bagi Pelaku Usaha, Pemprov Nahas Aspek Hukum
Selasa 14-04-2026,07:00 WIB
Transaksi Non Tunai Meningkat, Pemprov Bengkulu Percepat Digitalisasi Serta Optimalisasi PAD
Terpopuler
Senin 22-06-2026,14:05 WIB
Kejagung Tahan Tersangka GHS dalam Kasus Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Senin 22-06-2026,12:00 WIB
Kemnaker akan Gelar Orientasi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2
Senin 22-06-2026,13:00 WIB
Layani Stroke Secara Cepat, Tiga Rumah Sakit Primaya Dianugerahi WSO Angels Award
Senin 22-06-2026,11:31 WIB
Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Keluarkan Surat Edaran, Integrasikan LP2B ke Dalam RTRW dan RDTR
Senin 22-06-2026,11:51 WIB
Sentuh Tanahku dan Layanan ATR/BPN Permudah Masyarakat Urus Dokumen Pertanahan
Terkini
Selasa 23-06-2026,10:00 WIB
Pengusutan Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Bappeda Seluma 2024–2025, ACW Pertanyakan Kejaksaan
Selasa 23-06-2026,08:45 WIB
Pimpinan DPRD Seluma Setujui Pengunduran Diri Sekwan, Pengganti Belum Dibahas
Selasa 23-06-2026,08:32 WIB
Pilkades Serentak 2027 Diikuti 85 Desa di Seluma, Rencananya E-Voting
Selasa 23-06-2026,08:26 WIB
Sudah Triwulan Kedua, 20 OPD di Seluma Raih Rapor Merah pada Evaluasi TEPRA 2026
Selasa 23-06-2026,08:18 WIB