KUTI AGUNG -Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu Drs. Gusmian Fadil, M.Si beserta rombongan, kemarin berkunjung ke obyek wisata yang masih terpendam di Kabupaten Seluma. Obyek wisata yang masih terpendam dan belum diketahui banyak orang diantaranya air terjun Gentar Alam yang terletak di Desa Kuti Agung Kecamatan Sukaraja. Kedatangan komisioner KPID disambut oleh Kades Kuti Agung Hj.Apriani dan juga ditemani meninjau lokasi. Letak air terjun gentar alam ini berada di blok B yang berjarak sekitar 3 KM dari SMPN 41 melewati jalan berkoral dan sebagian masih tanah. Objek ini berada ditengah lahan H.Tedi yang merupakan warga setempat. Tujuan peninjauan lokasi wisata yang masih terpendam, menurut komisioner KPID ini adalah untuk keperluan peningkatan wisata di Provinsi Bengkulu. "Kami KPID diberi mandat untuk mendirikan radio penunjang wisata desa dan desa wisata. Jika radio wisata nanti sudah siar, maka setiap wisata desa dan desa wisata akan disiarkan secara rutin, agar wisata yang ada di Provinsi Bengkulu dapat dikenal kebih luas di nusantara, obyek obyek wisata desa yang masih terpendam akan didata, dan kami KPID akn mendobrak daya dukung wisata lewat radio penunjang wisata," katanya. Sementara pemilik lahan H.Tedi akan menggelontorkan modal ke wisata gentar alam. "Asalkan ada dukungan dari luar, kita siap memanivestasikan modal ke lokasi sebagai daya dukungnya. Air terjun gentar alam ini ada beberapa tingkat, tingkat teratas ketinggiannya sekitar 1 meter, sedang tingkat terbawah ketinggian air terjunnya sekitar 8 meter. Kolam air terjunnya yang dijadikan tempat mandi dan spot foto dengan panjang sekitar 45 meter dan lebar sekitr 25 meter, jadi bisa menampung banyak orang sekaligus.," jelasnya. Dilanjutkannya, di atas lokasi terdapat dataran tinggi, jika melihat kearah barat maka nampak dari kejauhan lokasi pelabuhan pulau bai dan PLTU dengan luas laut yang membentang. "Pemandangan dari lokasi terdekat obyek wisata adalah pemandangan laut kawasan pulau bai dan sekitarnya, serta sebagian wilayah Kota Bengkulu khususnya kecamatan Selebar dan Kampung Melayu," imbuhnya. Dilain pihak, kades Kuti Agung Hj.Apriani akan bekerja sama dengan BUMDes untuk mengelola wisata ini nanti. "Jika lokasi wisata sudah dipoles, dan dioercantik, mka untuk mengelolanya nanti akan bekerja sama dengan BUMDes. Jadi BUMDes ada pendapatan, pemilik lahan juga ada kemasukan, masyarakat sekitr ada pekerjaan," tutupnya. (mrs)
Wisata Air Terjun di Kuti Agung yang Masih Terpendam
Senin 22-08-2022,17:20 WIB
Reporter : admin5131radarseluma
Editor : admin5131radarseluma
Kategori :
Terkait
Rabu 14-01-2026,19:01 WIB
Bupati Seluma Tunjuk Lima Plt Kepala OPD Pasca Mutasi Jabatan
Rabu 14-01-2026,18:14 WIB
Seluma Utara Masuk Daftar Kecamatan dengan Kasus Stunting Tertinggi, Sudah 27 Kasus
Rabu 14-01-2026,17:19 WIB
Hasil Investigasi Lahan Eks Transmigrasi, Mayoritas Lahan di Seluma Dikuasai Perorangan
Rabu 14-01-2026,06:00 WIB
Dinas Pertanian Seluma Terima 6.450 Liter Insektisida Vista, untuk Kendalikan Hama
Selasa 13-01-2026,21:01 WIB
Tahun Ini, DLH Seluma Rekrut Hanya 50 Petugas Kebersihan
Terpopuler
Rabu 14-01-2026,09:06 WIB
Pemutusan Kontrak PPPK Berpotensi Terjadi di Banyak Daerah, PPPK Diminta Bersatu
Rabu 14-01-2026,06:00 WIB
Dinas Pertanian Seluma Terima 6.450 Liter Insektisida Vista, untuk Kendalikan Hama
Rabu 14-01-2026,07:22 WIB
Data Gaikindo, Penjualan Mobil 2025 Sampai 803.687 Unit, Desember Terbanyak
Rabu 14-01-2026,01:00 WIB
Malaysia Rajai Kunjungan Wisatawan Asia Tenggara 2025, Visa Ramah Wisatawan
Rabu 14-01-2026,07:11 WIB
Tahun 2025, Penjualan Toyota Menjadi yang Terlaris, Brand China BYD Masuk 6 Besar
Terkini
Rabu 14-01-2026,19:01 WIB
Bupati Seluma Tunjuk Lima Plt Kepala OPD Pasca Mutasi Jabatan
Rabu 14-01-2026,18:14 WIB
Seluma Utara Masuk Daftar Kecamatan dengan Kasus Stunting Tertinggi, Sudah 27 Kasus
Rabu 14-01-2026,17:19 WIB
Hasil Investigasi Lahan Eks Transmigrasi, Mayoritas Lahan di Seluma Dikuasai Perorangan
Rabu 14-01-2026,16:11 WIB
Bitdeer AI Accelerates Global AI Cloud Expansion with NVIDIA GB200 NVL72 Deployment
Rabu 14-01-2026,15:34 WIB