BENGKULU - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah menegaskan bahwa vaksin merupakan salah satu upaya untuk penanganan pandemi Covid-19. Sebagaimana diketahui, saat ini dunia dicemaskan lagi dengan munculnya varian baru Covid-19 di Afrika Selatan yakni Omicron. Varian baru Omicron tersebut disebut-sebut 5 kali lebih menular daripada virus corona SARS-CoV-2 yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China 2019 lalu. “Kita sekarang sedang mengatasi varian baru yang namanya Omicron, itu virus baru, sudah menyebar di wilayah Afrika bahkan di negara-negara terdekat. Yang kita khawatirkan jangan sampai ke Indonesia. Bila satu saja kena, maka akan mudah menyebar. Oleh karena itu, salah satu menjaga agar tidak masuk, ini harus kita jaga dengan vaksin,\" jelas Rosjonsyah, kemarin minggu (27/3). Dalam hal ini Rosjonsyah mengimbau masyarakat segera Vaksin untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Provinsi Bengkulu agar bisa hidup Normal kembali. \"Vaksinasi tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah pusat maupun daerah untuk memutus mata rantai penularan CoVid-19 di Indonesia khususnya di provinsi Bengkulu\" tutup Rosjonsyah.(**)
Wagub Minta Warga Tak Takut Vaksin
Senin 28-03-2022,01:04 WIB
Reporter : Radar seluma
Editor : Radar seluma
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 22-07-2026,07:50 WIB
BGN Pastikan Motor Listrik Pengadaan 2025 Tetap Dimanfaatkan
Rabu 22-07-2026,07:48 WIB
Fokus Cegah Korupsi di Sektor Pengadaan Barang dan Jasa, KPK Perkuat Integritas ASN ATR/BPN
Rabu 22-07-2026,15:33 WIB
Verifikasi BSPS Tahap III di Air Petai, Delapan Calon Penerima Lolos Verifikasi
Rabu 22-07-2026,07:46 WIB
Balik Nama Sertifikat Tanah Ditarget Selesai 10 Hari
Rabu 22-07-2026,07:52 WIB
Ketegangan AS-Iran Meningkat, Dunia Khawatir Krisis Energi Semakin Parah
Terkini
Rabu 22-07-2026,16:00 WIB
Dialog Sosial Kunci Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis di PT Indonesia Epson Industry
Rabu 22-07-2026,15:33 WIB
Verifikasi BSPS Tahap III di Air Petai, Delapan Calon Penerima Lolos Verifikasi
Rabu 22-07-2026,07:52 WIB
Ketegangan AS-Iran Meningkat, Dunia Khawatir Krisis Energi Semakin Parah
Rabu 22-07-2026,07:50 WIB