SUKARAJA - Meski di beberapa wilayah atau desa saat ini ada beberapa kasus kematian sapi diduga karena jembrana. Hal tersebut tidaklah membuat harga ternak sapi mengalami penurunan. Justru harga sapi cenderung stabil. Hanya saja, pembeli sapi untuk ternak tidak dipungkiri mengalami penurunan terutama sapi dari wilayah yang memang sudah ada kasus kematian diduga jembrana. Sedangkan permintaan daging sapi untuk rumah potong, ataupun untuk konsumsi juga tetap stabil. Karena menurut masyarakat sapi yang terkena jembrana masih aman dikonsumsi asalkan bagian yang rusak tidak ikut dikonsumsi. \"Kalau harga sapi masih tetap stabil. Namun pembeli untuk keperluan ternak memang menurun,\" kata Merwan salah satu pengusaha jual beli sapi, kemarin. Lalu disampaikannya yang justru mengalami kerugian saat ini adalah peternak sapi. Yang mana jika tidak diobati sapi mereka terancam mati. \"Kalau untuk saat ini banyak peternak yang memilih untuk belim membeli sapi. Karena mereka takut sapi yang baru dibeli nanti merupakan sapi yang berasal dari daerah yang ada kasus jembrana, dan juga khawatir sapi mereka mengalami sakit,\" sambungnya. Seperti yang diketahui sapi yang terkena jembrana mengalami gejala seperti kurang nafsu makan, sering terlihat mengantuk, mengalami diare, tampak seperti keringat darah, dan ada benjolan di bagian tubuh tertentu.(adt)
Ada Kasus Jembrana, Pembeli Sapi Ternak Menurun
Rabu 19-01-2022,03:02 WIB
Reporter : Radar seluma
Editor : Radar seluma
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,12:58 WIB
DK Berhentikan Penuh Firdaus Sebagai Anggota PWI
Rabu 28-10-2026,12:54 WIB
Konflik Tanah dengan Aset Negara, UU Reforma Agraria Buka Peluang Pemulihan Hak Warga
Rabu 28-10-2026,13:11 WIB
BGN Lantik Dr. Nurjaeni sebagai Kepala KPPG Kelas I Bengkulu
Rabu 28-10-2026,12:46 WIB
110 Bidang Tanah Ulayat Seluas 1.059 Hektare Terdaftar
Rabu 28-10-2026,13:01 WIB
Cegah Sengketa dan Percepat Sertipikasi, Jangan Abaikan Patok Tanah!
Terkini
Rabu 28-10-2026,17:29 WIB
Dua Perusahaan Kuasai 80,1 Persen Anggaran Pengadaan Diskominfo Seluma
Rabu 28-10-2026,13:11 WIB
BGN Lantik Dr. Nurjaeni sebagai Kepala KPPG Kelas I Bengkulu
Rabu 28-10-2026,13:08 WIB
Toyota Innova Terjun ke Saluran Irigasi Lubuk Kebur Seluma
Rabu 28-10-2026,13:05 WIB
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Dapur MBG Tak Cair, SPPG Wajib Tertib Administrasi
Rabu 28-10-2026,13:01 WIB