PASAR TALO - Belasan ekor ternak sapi milik warga mati mendadak. Diduga akibat terserang penyakit jembrana. Diungkapkan salah satu warga Desa Pasar TALO Robby (35) dikonfirmasi kemarin Minggu (16/1), penyakit sapi jambrana ini sangat berbahaya dan menular ke ternak lainnya. Dijelaskannya, sudah ada tiga sapi warga yang tidak bisa diselamatkan dan mati mendadak dan belasan sapi lainnya sempat diselematkan dan dipotong untuk dijual. Warga setempat mengeluh dan mengalami kerugian yang cukup besar. \'\'Warga sudah melakukan koordinasi kepada pihak dokter hewan di Provinsi Bengkulu. Dokter hewan akan segera turun ke desa untuk melakukan suntik ternak hewan milik warga,\'\'ujarnya. Serangan penyakit jambrana ke ternak hewan warga sudah terjadi di Desa Margo Sari, saat itu belasan ternak piharan warga mendadak mati. \'\'Hanya dalam beberapa bulan, penyakit sapi ini kembali terjadi di desa kami dan beberapa ternak warga tidak bisa makan dan lemas hingga mati,\'\'jelasnya. Penyakit jambrana sangat berbahaya, bisa menular ke hewan lainnya. \'\'Jika tidak halangan pihak dokter hewan dari Bengkulu akan segera turun ke lokasi untuk melakukan suntik ternak hewan, agar tidak menyebar dan menular dengan sapi lainnya. Kalau saya mengalami kerugian kurang lebih 8 juta, bukan hanya saya. Warga Desa Pasar Talo banyak mengalami kerugian. Kami berharap petugas ternak dapat segera melakukan pengobatan agar tidak mati semua,\'\'terangnya. Kesimpulan penyakit jembrana ini, baru berdasarkan hasil pemeriksaan petugas peternakan setempat, tetapi pemeriksanaan belum uji laboratorium. (apr)
Gawat!! Banyak Sapi Warga Mati Mendadak
Minggu 16-01-2022,13:16 WIB
Reporter : Radar seluma
Editor : Radar seluma
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,03:00 WIB
A New Songkran Landmark in Silom for 2026
Senin 06-04-2026,18:51 WIB
Banjir Bengkulu Bukan Bencana Alam, Walhi Sebut Kejahatan Ekologis
Senin 06-04-2026,19:08 WIB
Begini Cara Masyarakat Memastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN
Senin 06-04-2026,19:16 WIB
Geopolitik Global Tidak Stabil, Menteri ATR/Kepala BPN Batasi Alih Fungsi Lahan
Senin 06-04-2026,20:00 WIB
Akibat Rokok Ilegal, Terjadi Kebocoran Rp 25 Triliun per Tahun, Ancaman Pembiayaan Program Prioritas Negara
Terkini
Selasa 07-04-2026,17:50 WIB
Cara Sertipikatkan Tanah untuk Pertama Kali secara Mandiri, Lengkapi Syarat Berikut
Selasa 07-04-2026,17:44 WIB
Warga Provinsi Bengkulu Diminta Waspada, Hujan Badai Melanda Sejak Selasa Sore
Selasa 07-04-2026,17:44 WIB
DLH Seluma Turun ke PT OSL, Ini Yang Ditemukan Pihak DLH
Selasa 07-04-2026,17:36 WIB
Jembatan Matan Senilai Rp 16 M di Seluma Patah, Baru Diresmikan Gubernur
Selasa 07-04-2026,16:00 WIB