BP I - Salah satu masyarakat Desa Bukit Peninjauan I (BP I), Kecamatan Sukaraja yang dikabarkan positif Covid-19 saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Masyarakat sekitar, sangat mengharapkan agar kiranya yang bersangkutan disediakan tempat untuk menjalani isolasi, selama masa pemulihan Covid-19. Karena menurut masyarakat hal tersebut perlu dilakukan aktivitas pasien dapat dipantau. Berbeda apabila isolasi mandiri di rumahnya. \"Kini masih tetap menjalani isolasi di rumahnya. Belum dibawa ke tempat khusus untuk menjalani isolasi mandiri,\" kata Parman warga sekitar, kemarin. Seperti yang dikabarkan sebelumnya, warga Desa BP I yang diinformasikan positif Covid-19 ini baru diketahui setelah dilakukan pemeriksaan di Kota Bengkulu. Terlepas dari itu, yang saat ini juga ramai diperbincangkan oleh masyarakat setempat yaitu soal keberadan posko Covid-19 yang keseluruhannya berada di rumah warga yang memiliki warung klontong. Terkait dengan hal itu, masyarakat mengharapkan agar kiranya pemerintah desa meninjau kembali soal penempatan posko Covid-19 ini.(adt)
Positif Covid-19 Warga Isolasi Mandiri
Kamis 29-04-2021,05:08 WIB
Reporter : Radar seluma
Editor : Radar seluma
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 18-09-2026,17:16 WIB
Jadi Tersangka Penipuan MBG, Kades Lubuk Betung Dinonaktifkan Sementara
Jumat 18-09-2026,11:52 WIB
Toyota Fortuner GR Sport 2026 Terbaru Hadir dengan Berbagai Perubahan, SUV Andalan Toyota ini, Siap Bersaing
Jumat 18-09-2026,11:41 WIB
Toyota Fortuner Sport 2026 Imagined, Desain Model Baru dengan Teknologi Otomatis Siap Diluncurkan
Jumat 18-09-2026,11:29 WIB
Toyota Fortuner 2.8 GR Sport Jadi Pilihan Paling Dinantikan Para Moladiners SUV Ketangguhan Medan Off-Road
Terkini
Jumat 18-09-2026,17:19 WIB
Penetapan PB BSPS Masih Menunggu SK
Jumat 18-09-2026,17:16 WIB
Jadi Tersangka Penipuan MBG, Kades Lubuk Betung Dinonaktifkan Sementara
Jumat 18-09-2026,15:54 WIB
Motor Bekas Rp200 Ribu Disulap Jadi Generator, Dosen UMSU Bawa Energi Terbarukan ke Desa
Jumat 18-09-2026,15:44 WIB
Anggaran MBG Tembus Rp139,77 Triliun, BGN Masih Punya Rp79 Triliun hingga Akhir 2026
Jumat 18-09-2026,15:39 WIB