TAWANG REJO - Masyarakat Desa Tawang Rejo, Kecamatan Air Periukan, khususnya yang beragama hindu, kemarin (22/3) menggelar prosesi ngaben di desa setempat. Kegiatan ngaben yang terbilang jarang dilakukan oleh masyarakat sekitar ini, menjadi sorotan masyarakat, banyak yang datang untuk melihat bagaimana ngaben yang sebelumnya terkenal sebagai budaya di Bali. Kades Tawang Rejo Mujianto saat dihubungi Radar Seluma menyampaikan dalam hal ini, pemerintah desa turut berduka cita atas meninggalnya salah seorang warga. \"Hari ini (kemarin) kami mengikuti kegiatan prosesi ngaben di desa kami. Kegiatan ngaben ini diselenggarakan atas meninggalnya salah satu warga kami. Kegiatan ini masih terbilang jarang dilakukan di desa kami, dan hal ini menandakan bagaimana keragaman budaya, dan agama yang ada di desa kami,\" kata Kades, kemarin. Disampaikan oleh Kades dalam setiap kegiatan keagamaan, seluruh masyarakat di desanya diimbau untuk menghormati agama masing-masing. Agar terciptanya kerukunan antar umat beragama. \"Seperti sembioan bhineka tunggal Ika, walaupun berbeda-beda tetap satu juga. Kami pemerintah desa mengharapkan kerukunan antar umat beragama di desa kami tetap dapat terjaga. Dan saling menghormati, walaupun berbeda kita tetap satu juga,\" sambungnya. Terlepas dari itu, kegiatan ngaben berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan. Dan untuk kegiatan ini masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.(adt)
Masyarakat Tawang Rejo Gelar Ngaben
Selasa 23-03-2021,02:29 WIB
Reporter : Radar seluma
Editor : Radar seluma
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,03:00 WIB
OceanX Announces A Shared Voyage: Joint U.S.-China Student Ocean Exploration and Education Program
Senin 06-04-2026,04:00 WIB
WeRide and Grab Officially Launch Singapore's First Autonomous Public Ride Service in Punggol
Senin 06-04-2026,09:22 WIB
Resmi Tutup, Pabrik CPO PT Agrindo Indah Persada Sedang Selesaikan Proses PHK Ratusan Pekerja
Senin 06-04-2026,08:02 WIB
Warga Niur Meninggal di Mobil Saat Antre BBM di SPBU Sukaraja, Serangan Jantung
Terkini
Senin 06-04-2026,20:00 WIB
Akibat Rokok Ilegal, Terjadi Kebocoran Rp 25 Triliun per Tahun, Ancaman Pembiayaan Program Prioritas Negara
Senin 06-04-2026,19:16 WIB
Geopolitik Global Tidak Stabil, Menteri ATR/Kepala BPN Batasi Alih Fungsi Lahan
Senin 06-04-2026,19:08 WIB
Begini Cara Masyarakat Memastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN
Senin 06-04-2026,18:51 WIB
Banjir Bengkulu Bukan Bencana Alam, Walhi Sebut Kejahatan Ekologis
Senin 06-04-2026,18:00 WIB