PEMATANG AUR - Pejabat Hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II hingga saat ini belum juga bisa dilantik. Karena belum mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Padahal seleksi JPT Pratama tersebut telah dilaksanakan sejak bulan agustus 2020 lalu. Namun lantaran Kabupaten Seluma termasuk salah satu Daerah yang melaksanakan Pilkada serentak, sehingga hal tersebut menjadi alasan Mendagri belum memberikan rekomendasi. \"Tergantung keinginan bupati yang baru nanti, seleksi ulang atau melantik JPT yang seleksi kemarin,\" kata Asisten I Setda Seluma Seluma Mirin Ajib SH MH kepada wartawan, kemarin. Menurutnya, pihaknya bersama BKPSDM Seluma telah beberapa kali berkoordinasi ke Kemendagri untuk melakukan pelantikan terhadap pejabat Eselon II tersebut. Hanya saja, tetap belum mendapatkan izin, lantaran Kabupaten Seluma masuk dalam salah satu daerah yang dilarang melakukan seleksi lantaran melaksanakan Pilkada. \"Sejauh ini belum ada kepastian dari kemendagri,\" ucap Mirin. Sementara itu, terkait isu adanya pembatalan hasil JPT Pratama oleh Mendagri, menurutnya hal tersebut tidak benar, karena sampai saat ini belum ada keputusan terkait dengan hal tersebut. \"Kalau dibatalkan itu tidak benar, tapi tergantung bupati yang baru nanti mau membatalkan atau melanjutkan hasil JPT Pratama yang kemarin,\" tandasnya. (ndi)
Hasil JPT Terancam Batal Dilantik
Jumat 26-02-2021,03:29 WIB
Reporter : Radar seluma
Editor : Radar seluma
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 23-10-2026,23:51 WIB
Buron 8 Bulan, Suami Brutal Pelaku KDRT di Seluma Akhirnya Dilimpahkan ke Jaksa
Jumat 23-10-2026,23:56 WIB
Satpol PP Tertibkan PKL di Alun-Alun Tais, Pedagang Sayur di Jembatan Layang Jadi Sasaran
Sabtu 24-10-2026,14:44 WIB
BGN Luncurkan Transformasi MBG 2.0, Perkuat Keamanan Pangan dan Pengawasan Dapur
Sabtu 24-10-2026,14:34 WIB
ATR/BPN Catat Kontribusi Nilai Ekonomi Rp1.834,8 Triliun dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Sabtu 24-10-2026,14:49 WIB
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Realisasikan Pengadaan Tanah 22.966 Hektare untuk Infrastruktur
Terkini
Sabtu 24-10-2026,14:49 WIB
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Realisasikan Pengadaan Tanah 22.966 Hektare untuk Infrastruktur
Sabtu 24-10-2026,14:44 WIB
BGN Luncurkan Transformasi MBG 2.0, Perkuat Keamanan Pangan dan Pengawasan Dapur
Sabtu 24-10-2026,14:40 WIB
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
Sabtu 24-10-2026,14:37 WIB
ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja, Perkuat Akuntabilitas Organisasi hingga Daerah
Sabtu 24-10-2026,14:34 WIB