Kepala SMPN 5 Seluma Laporkan Aksi Demo Pelajar Polisi, Dugaan Ada Provokasi
Kepala SMPN 5 lapor polisi--
SELUMA, Radarseluma.disway.id - Konflik internal yang terjadi di SMP Negeri 5 SELUMA kini memasuki babak baru. Setelah sempat memicu aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan siswa pada hari pertama masuk sekolah. Kepala SMPN 5 SELUMA, Fetry Harleni resmi membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.
BACA JUGA:Demo Tuntut Kepala SMPN 5 Seluma Diganti, Disebut Akibat Diprovokasi Guru
Fetry melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan provokasi dalam aksi demonstrasi siswa ke Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Seluma pada Senin, 13 Juli 2026 siang sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam laporannya, dirinya menduga aksi tersebut tidak murni berasal dari inisiatif para siswa, melainkan ada keterlibatan oknum guru yang diduga menjadi penggerak aksi.
Di hadapan penyidik, Fetry mengatakan dirinya merasa nama baik dan kehormatannya sebagai kepala sekolah telah dirugikan. Dirinya menilai pelibatan siswa dalam konflik internal sekolah merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan sehingga memilih menempuh jalur hukum.
"Dasar saya membuat laporan ini karena sebagai kepala sekolah saya merasa nama baik saya dicemarkan. Saya tidak mau hal ini terjadi, apalagi mereka sudah melibatkan anak-anak yang tidak tahu apa-apa," sampai Fetry saat dikonfirmasi Radar Seluma.
Menurutnya, selama menjabat sebagai kepala sekolah, dirinya selalu berupaya menjaga hubungan baik dengan seluruh tenaga pendidik meski terdapat berbagai perbedaan pandangan di lingkungan sekolah.
"Selama ini saya diam dan sabar merangkul semua dewan guru. Namun, dengan adanya aksi ini, saya tidak bisa terima dan akan terus menempuh prosedur hukum yang berlaku," tegasnya.
Sumber: