Diduga Diserang Elang, Drone Pemetaan BPKH Hilang di Hutan Seluma Utara

Diduga Diserang Elang, Drone Pemetaan BPKH Hilang di Hutan Seluma Utara

Menurutnya, drone yang digunakan merupakan tipe Matrice, perangkat pemetaan udara berteknologi tinggi yang mampu menghasilkan citra beresolusi tinggi--

 

 SELUMA, Radarseluma.disway.id - Proses percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman Kecamatan SELUMA Utara menghadapi kendala tak terduga. Satu unit drone pemetaan milik Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan (BPKH) Wilayah XX Bandar Lampung dilaporkan hilang di kawasan hutan setelah diduga diserang burung elang saat menjalankan misi survei udara.

 

BACA JUGA:Demo Tuntut Kepala SMPN 5 Seluma Diganti, Disebut Akibat Diprovokasi Guru

BACA JUGA:Toyota Fortuner 2026 Varian GR Sport Hadir sebagai SUV Premium Tangguh, Mesin Diesel Fitur Keselamatan TSS

Insiden tersebut terjadi ketika tim teknis BPKH melakukan pemetaan dan penelusuran tapal batas kawasan hutan di antara Desa Sinar Pagi dan Desa Sekalak, Kecamatan Seluma Utara. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas perubahan status sebagian kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) menjadi Areal Penggunaan Lain (APL), sehingga diperlukan pemetaan ulang sebagai dasar penegasan batas wilayah.

 

Camat Seluma Utara, Herwansyah mengatakan, kegiatan pemetaan tersebut sangat penting karena menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan jalan desa di wilayah pedalaman. Melalui pemetaan yang akurat, pembangunan infrastruktur dapat dilakukan tanpa melanggar batas kawasan hutan yang telah ditetapkan pemerintah.

 

"Kedatangan tim BPKH Wilayah XX Bandar Lampung merupakan tindak lanjut dari penurunan status kawasan HPT menjadi APL. Data pemetaan ini nantinya menjadi dasar agar pembangunan jalan desa tidak menabrak aturan terkait kawasan hutan," ujar Herwansyah.

 

Menurutnya, drone yang digunakan merupakan tipe Matrice, perangkat pemetaan udara berteknologi tinggi yang mampu menghasilkan citra beresolusi tinggi untuk kebutuhan survei dan pemetaan kawasan. Namun, saat diterbangkan di atas hamparan kanopi hutan yang lebat, drone tiba-tiba kehilangan kendali sebelum akhirnya jatuh.

 

BACA JUGA: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung hingga 15 Juli 2026

Sumber: