BKD Seluma

Video Diduga Gangster Bersenjata Saat Ini Ditelusuri Polres Seluma

   Video Diduga Gangster Bersenjata Saat Ini Ditelusuri Polres Seluma

Kasat reskrim Polres Seluma--

 

SELUMA, Radarseluma.disway.id - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Seluma tengah melakukan penelusuran beredarnya video yang memperlihatkan sekelompok pemuda diduga anggota gangster melakukan konvoi bermotor sambil membawa senjata tajam di wilayah Kota Tais. Video tersebut kini viral di media sosial dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

 

BACA JUGA: Bisa di BRIlink, 12.324 Penerima PKH di Seluma Mulai Cair Hari Ini

BACA JUGA: Empat Los Pedagang Kuliner yang Nyaris Ambruk, Belum Diserahkan ke Disperindagkop

Dalam rekaman berdurasi sekitar dua menit itu, terlihat puluhan pemuda melakukan konvoi menggunakan sepeda motor secara berkelompok pada malam hari. Sejumlah pemuda tampak mengenakan penutup wajah atau sebo, sementara beberapa lainnya terlihat membawa dan mengacungkan benda yang diduga senjata tajam jenis celurit dan senjata tajam lainnya. Aksi para pemuda tersebut diduga terjadi di kawasan perkantoran Bupati Seluma. Namun hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami lokasi serta waktu pasti kejadian dalam video tersebut.

 

Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan, SIK MIK melalui Kasat Reskrim, AKP Saman Saputra, SH MH mengatakan, pihaknya telah menerima informasi terkait video yang beredar dan saat ini masih melakukan penelusuran.

 

"Kami masih melakukan penelusuran terkait video tersebut. Anggota sedang mengumpulkan informasi untuk memastikan lokasi, waktu kejadian, serta identitas para pemuda yang ada di dalam video," kata AKP Saman Saputra.

 

Dirinya juga menegaskan, kepolisian akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Seluma.

 

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang berkembang. Jika menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan yang mengganggu ketertiban umum, segera laporkan kepada pihak kepolisian," Imbaunya.

Sumber: