Solusi Komprehensif Gangguan Ginjal dan Pencernaan Melalui Layanan Terintegrasi Berstandar Internasional

Solusi Komprehensif Gangguan Ginjal dan Pencernaan Melalui Layanan Terintegrasi Berstandar Internasional

Solusi Komprehensif Gangguan Ginjal dan Pencernaan Melalui Layanan Terintegrasi Berstandar Internasional--

 

  Jakarta, Radarseluma.disway.id – Primaya Hospital Kelapa Gading memperkenalkan layanan Pusat Penanganan GERD sebagai bagian dari penguatan layanan di bawah Gastro, Liver & Digestive Center dan Dialisis Modern. Peluncuran ini menjawab kebutuhan masyarakat Jakarta dan sekitarnya akan penanganan GERD yang komprehensif, presisi, dan terintegrasi serta layanan hemodialisis modern.

 

 BACA JUGA:Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

BACA JUGA:Freshworks Unifies Global Sales Organization to Accelerate Growth

Langkah ini menjadi relevan mengingat tingginya angka gangguan pencernaan di Indonesia. Berdasarkan survei American College of Gastroenterology Meeting (2015), prevalensi GERD di Indonesia mencapai 55%, dengan faktor risiko tertinggi pada laki-laki, obesitas, dan perokok. Di sisi lain, pasien gagal ginjal tahap akhir masih menghadapi tantangan besar, termasuk kebutuhan hemodialisis rutin yang berkelanjutan.

 

Direktur Primaya Hospital Kelapa Gading, dr. Ferry Aryo, MARS, MM, MH, C.Med, CPM, FISQua menyampaikan bahwa kehadiran dua layanan ini memungkinkan pasien GERD maupun gangguan ginjal mendapatkan penanganan tuntas tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit lain.

 

“Kami terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk penanganan GERD dan gangguan ginjal yang komprehensif. Dengan dukungan teknologi medis dan layanan yang lengkap, kami berharap masyarakat tidak perlu lagi mencari pengobatan ke luar negeri. Komitmen kami adalah menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional yang dijalankan secara profesional dan penuh ketulusan hati,” ujar dr. Ferry.

 

Layanan Penanganan GERD

 

Layanan ini menghadirkan penanganan GERD secara komprehensif mulai dari diagnosis hingga terapi lanjutan. Pemeriksaan meliputi konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroentero-hepatologi, endoskopi EGD, pH-metri, manometri, serta pemeriksaan penunjang seperti laboratorium dan USG.

Sumber: