Botoi-botoi Fest 2026, Tradisi Nelayan Bengkulu Jadi Daya Tarik Wisata
Wakil Walikota membuka festival botoi botoi--
BENGKULU, Radarseluma.Disway.id - Botoi-botoi Fest 2026 kembali menyedot perhatian publik dan menjadi pusat keramaian warga Kota BENGKULU.
Ribuan masyarakat memadati Kawasan Wisata Kota Tuo, Kelurahan Pasar Bengkulu, Minggu (8/2/2026), untuk menyaksikan pembukaan festival budaya berbasis kearifan lokal tersebut.
BACA JUGA: Sejak Januari 2026, Sudah 11 Triliun Duit Asing Terbang dari Pasar Saham
BACA JUGA:Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing.
Festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan wujud nyata pelestarian tradisi gotong royong masyarakat nelayan Bengkulu yang dikenal dengan sebutan “Yo Botoi-Botoi”.
Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun itu dikemas dalam konsep festival agar lebih mudah dipahami dan diterima oleh generasi muda.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menjelaskan bahwa Botoi-botoi Fest merupakan simbol kuat solidaritas sosial masyarakat pesisir.
Nilai kebersamaan tersebut dihadirkan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Beragam perlombaan digelar untuk memeriahkan acara, di antaranya tarik pukek bersama, lomba hias kapal yang diikuti sekitar 80 nelayan, lomba mewarnai untuk anak-anak TK se-Kota Bengkulu, hingga lomba memasak bagi kaum ibu.
Seluruh rangkaian acara dirancang inklusif dan berorientasi pada partisipasi warga.
Meski hujan sempat mengguyur lokasi pada malam sebelumnya, cuaca cerah saat hari pelaksanaan membuat antusiasme warga semakin tinggi.
Sumber: