Tenggat Waktu yang Diberikan Trump Hampir Habis, Iran Tegaskan Melawan
AS dan Iran--
Iran, Radarseluma.Disway.id - Susana timur tengah sedang mencekam. Pasalnya, tenggat waktu yang diberikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trumpbagi Iran bahwa waktu hampir habis.AS sudah meminta Iran untuk datang ke perundingan. Namun menolak serta menyatakan jika Iran siap melakukan perlawanan habis-habisan.
BACA JUGA:Clarivate Kukuhkan Keunggulan Riset PolyU, Pertumbuhan Luar Biasa dalam Hasil Riset
BACA JUGA: Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
Sementara Trump menegaskan dirinya tidak pernah mengesampingkan kemungkinan serangan baru terhadap Iran, menyusul penindakan brutal terhadap gelombang protes bulan ini. Ketegangan juga masih dipicu dampak perang 12 hari pada Juni lalu antara Iran dan Israel yang didukung dan diikuti oleh AS.
"Semoga Iran segera 'Datang ke Meja Perundingan' dan menegosiasikan kesepakatan yang adil dan merata--tanpa senjata nuklir--kesepakatan yang baik untuk semua pihak. Waktu hampir habis, ini benar-benar sangat penting!" kata Trump.
Merujuk pada serangan Amerika terhadap target nuklir Iran selama perang Juni yang menurutnya mengakibatkan "kehancuran besar Iran", ia menambahkan: "Serangan berikutnya akan jauh lebih buruk! Jangan sampai itu terjadi lagi".
Para analis mengatakan opsi yang tersedia termasuk serangan terhadap fasilitas militer atau serangan yang ditargetkan terhadap kepemimpinan di bawah Ayatollah Ali Khamenei, dalam upaya skala penuh untuk menjatuhkan sistem yang telah memerintah Iran sejak revolusi Islam 1979 yang menggulingkan shah.
Otoritas Iran menegaskan bahwa pihaknya tidak meminta negosiasi dengan Amerika Serikat (AS), saat ketegangan antara kedua negara semakin meningkat. Penegasan ini membantah pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang beberapa kali mengklaim Teheran menghubungi Washington untuk meminta dialog.
Sumber: