3 Pegawai KKP di ATR 42-500 Sedang Bertugas, Ini Identitasnya

3 Pegawai KKP di ATR 42-500 Sedang Bertugas, Ini Identitasnya

Menteri KKP (tengah)--

 

Jakarta, Radarseluma.Disway.id - Pesawat ATR 42-500 hilang dan diduga menabrak gunung. Dalam pesawat tersebut, ada 3 orang pegawak Kementrian Kelautan dan Perikanan. Atas musibah ini, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan duka cita mendalam. Pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan. 

 

BACA JUGA:Selama Libur Nataru 2025-2026, ASDP Layani 3,4 Juta Penumpang, 850 Ribu Kendaraan

BACA JUGA: Tundukkan Loh Kean Yew, Jonatan ke Final India Open 2026

"Kehadiran kami saat ini adalah melakukan klarifikasi terkait adanya informasi yang beredar di masyarakat mengenai logo KKP, perlu disampaikan bahwa benar terdapat pegawai KKP dalam pesawat tersebut," kata Trenggono saat konferensi pers.

Ia pun membeberkan ketiga pegawai tersebut tengah melaksanakan tugas dari Kementerian KKP. Tugas tersebut yakni pengawasan sumber daya KKP lewat udara.

 

"Mereka melakukan misi pengawasan sumber daya KKP melalui udara atau air surveilance di wilayah pengelolaan perikanan udara RI," ucapnya.

 

Trenggono lantas mengungkap indentitas ketiganya yakni Ferry Irawan dengan pangkat penata muda tingkat satu yang merupakan analis kapal pengawas, Deden Mulyana dengan pangkat penata muda tingkat satu yang dengan jabatan pengelola barang milik negara, dan Yoga Naufal dengan jabatan operator foto udara.

 

"Terkait informasi insiden yang dialami oleh pesawat dengan register PK-THT yang dioperasikan oleh PT IAT dengan ini kami nyatakan prihatin, kami terus terang sedih dan prihatin dan berdoa yang terbaik untuk para penumpang dan kru pesawat tersebut," ujar dia.

 

Sumber: