Bupati Seluma Imbau Warga Rayakan Tahun Baru Secara Sederhana dan Penuh Makna
Bupati Seluma--
PEMATANG AUR, Radarseluma.disway.id - Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE MM mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Seluma agar merayakan malam pergantian Tahun Baru dengan cara yang sederhana, tertib dan penuh makna. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban. Sekaligus mencegah terjadinya hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
BACA JUGA:13 Desa Dipanggil Inspektorat, Baru Bentuk Pembinaan dan Klarifikasi
BACA JUGA:Kajari Seluma Berganti Jelang Peresmian Kantor Baru
Teddy Rahman meminta warga untuk menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan risiko. Seperti menyalakan petasan secara berlebihan, melakukan konvoi kendaraan di jalan raya, maupun aksi lain yang dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan.
"Silakan merayakan Tahun Baru, namun lakukan dengan sederhana dan bijak. Hindari petasan berlebihan, konvoi kendaraan dan kegiatan lain yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain," sampai Teddy.
Menurut Bupati, pergantian Tahun Baru seharusnya tidak dimaknai sebagai ajang hura-hura semata, melainkan menjadi momentum refleksi diri dan evaluasi atas perjalanan kehidupan selama satu tahun terakhir. Dirinya berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen tersebut untuk merenungkan pencapaian dan memperbaiki kekurangan. Serta menumbuhkan semangat baru dalam menjalani tahun yang akan datang.
BACA JUGA:Agama Diperdagangkan Demi Kepentingan Dunia: Salah Satu Tanda Besar Kiamat yang Kian Nyata
"Tahun Baru adalah waktu yang tepat untuk introspeksi, memperkuat kebersamaan dan menata langkah ke depan agar menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih baik," ujarnya.
Selain mengingatkan soal keselamatan dan ketertiban, Teddy juga menekankan pentingnya menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sosial. Dirinya mengajak masyarakat Kabupaten Seluma untuk turut merasakan duka saudara-saudara di sejumlah daerah yang saat ini tengah dilanda musibah, seperti Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Sumber: