Seluruh Honorer di Seluma Dirumahkan, Termasuk Tenaga Kesehatan RSUD Tais
Bupati Seluma--
Seluma, Radarseluma.Disway.id - Pemerintah Kabupaten Seluma mengambil kebijakan pengurangan tenaga kontrak dengan merumahkan seluruh tenaga honorer per 31 Desember mendatang. Kebijakan ini berlaku menyeluruh tanpa pengecualian, termasuk bagi tenaga kesehatan yang selama ini bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tais. Keputusan tersebut pun menimbulkan dilema dan keresahan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
BACA JUGA: Perpusda Seluma Perkuat Budaya Literasi, Ajukan Bantuan Sarana Perpustakaan ke Perpusnas
BACA JUGA:Natal GPDI Cahaya Negeri Seluma Dihadiri 102 Jemaat, Pendeta Jonni Sampaikan Hal Ini
Sejumlah tenaga kesehatan di RSUD Tais yang masih berstatus honorer atau tenaga kontrak mengaku cemas dan khawatir terhadap masa depan pekerjaan mereka. Pasalnya, kebijakan tersebut tetap diberlakukan meskipun sebagian tenaga kontrak tersebut telah terdata sebagai Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II.
Terhitung mulai akhir Desember 2025, seluruh tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma dipastikan dirumahkan. Kebijakan ini merupakan dampak dari keterbatasan kemampuan keuangan daerah yang kian menurun. Tidak hanya tenaga administrasi di OPD, tenaga kesehatan yang berperan penting dalam pelayanan medis masyarakat di RSUD Tais pun ikut terkena imbas.
Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE MM menegaskan bahwa, kebijakan tersebut diambil bukan tanpa pertimbangan. Dirinya mengakui keputusan merumahkan tenaga honorer merupakan langkah berat, namun menjadi pilihan yang tidak dapat dihindari dalam kondisi keuangan daerah saat ini.
"Terkait dengan honorer yang masa kontraknya habis terhitung 31 Desember. Secara aturan tidak boleh lagi untuk dibayarkan melalui APBD. Jika tetap dipaksakan, maka lebih dari 60 persen APBD Kabupaten Seluma Tahun 2026 yang totalnya bahkan tidak lagi mencapai Rp 1 triliun akan habis hanya untuk belanja pegawai. Dampaknya, anggaran pembangunan dan pelayanan publik lainnya tidak bisa berjalan secara optimal," terang Bupati Seluma.
BACA JUGA:Kasat Reskrim dan Narkoba, Serta 2 Kapolsek di Seluma Dimutasi
Sumber: