Inilah 5 Dosa Besar Istri terhadap Suami: Penjelasan Lengkap Menurut Al-Qur’an dan Hadits
Radarseluma.disway.id - Inilah 5 Dosa Besar Istri terhadap Suami: Penjelasan Lengkap Menurut Al-Qur’an dan Hadits--
Reporter: Juli Irawan
Radarseluma.disway.id - Dalam rumah tangga, suami dan istri memiliki hak serta kewajiban yang saling melengkapi. Islam menempatkan hubungan pernikahan bukan sekadar ikatan lahiriah, tetapi juga ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT. Karena itu, seorang istri memiliki kewajiban menaati suaminya selama tidak bertentangan dengan syariat. Rasulullah SAW bahkan menekankan bahwa ridha Allah bergantung pada ridha suami, dan murka Allah bergantung pada murka suami.
Namun, ada beberapa hal yang jika dilakukan seorang istri terhadap suaminya akan menjadi dosa besar. Dosa-dosa ini bukan hanya merusak keharmonisan rumah tangga, tetapi juga dapat mengundang murka Allah SWT. Berikut penjelasan 5 dosa besar istri terhadap suami yang wajib dihindari.
1. Durhaka dan Tidak Taat kepada Suami
Salah satu dosa terbesar seorang istri adalah durhaka terhadap suami, yakni menolak perintahnya dalam hal yang ma’ruf. Allah SWT berfirman:
وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
Artinya: “Dan pergaulilah mereka (para istri) dengan cara yang baik.” (QS. An-Nisa: 19)
Ayat ini mengajarkan keseimbangan. Suami wajib memperlakukan istri dengan baik, namun istri juga wajib menaati suaminya selama tidak melanggar syariat.
Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَصَّنَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا، قِيلَ لَهَا: ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ
Artinya: “Apabila seorang wanita melaksanakan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya, dan taat kepada suaminya, maka akan dikatakan kepadanya: Masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau kehendaki.” (HR. Ahmad dan Thabrani)
Ini menunjukkan betapa besar pahala ketaatan seorang istri, dan sebaliknya betapa besar dosanya jika ia durhaka.
2. Menghina, Membantah, atau Menyakiti Hati Suami
Perkataan kasar, sindiran, atau meremehkan suami termasuk perbuatan dosa. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah kaum wanita karena sering mengingkari kebaikan suaminya.
Rasulullah SAW bersabda:
يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ، فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ. فَقُلْنَ: وَبِمَ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ
Sumber: