Doa Nabi Sulaiman AS yang Membawanya kepada Kekayaan dan Kemuliaan

Doa Nabi Sulaiman AS yang Membawanya kepada Kekayaan dan Kemuliaan

Radarseluma.disway.id - Doa Nabi Sulaiman AS yang Membawanya kepada Kekayaan dan Kemuliaan--

Reporter: Juli Irawan Radarseluma.disway.id -Kekayaan sering kali menjadi impian banyak manusia. Namun, tidak semua harta yang melimpah membawa keberkahan. Dalam sejarah para nabi, terdapat sosok istimewa yang Allah karuniakan kekayaan, kekuasaan, serta kerajaan yang tiada tandingannya, yakni Nabi Sulaiman AS. Beliau bukan hanya seorang raja yang kaya raya, tetapi juga seorang nabi yang penuh dengan hikmah, adil, dan berilmu. Keagungan kerajaan Nabi Sulaiman AS tidak diperoleh melalui usaha duniawi semata, melainkan melalui doa yang dipanjatkan kepada Allah dengan penuh keikhlasan dan kerendahan hati.

Doa Nabi Sulaiman AS yang diabadikan dalam Al-Qur’an menjadi bukti bahwa kekayaan sejati adalah anugerah dari Allah, yang hanya akan diberikan kepada hamba-Nya yang benar-benar amanah dan taat. Tulisan ini akan menguraikan doa Nabi Sulaiman AS yang membuatnya kaya raya, lengkap dengan dalil Al-Qur’an dan Hadits, serta makna yang bisa dipetik oleh umat Islam masa kini.

Doa Nabi Sulaiman dalam Al-Qur’an

Allah Swt. menceritakan doa Nabi Sulaiman AS dalam surah Shad ayat 35:

نَصُّ الْآيَةِ:
﴿ قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِّنۢ بَعْدِيٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ ﴾ (ص: 35)

Artinya:
"Ia (Sulaiman) berkata: Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi." (QS. Shad: 35)

Ayat ini menjadi inti dari doa Nabi Sulaiman AS yang menyebabkan beliau diberi kekayaan melimpah, kekuasaan yang luas, dan kemampuan luar biasa yang tidak pernah dimiliki oleh seorang pun setelahnya.

BACA JUGA:Keutamaan Bershalawat: Janji 4 Malaikat kepada Rasulullah SAW Jika Umatnya Bershalawat 10 Kali Sehari

Kandungan Doa Nabi Sulaiman AS

1.Permohonan Ampunan:

Sebelum meminta kerajaan yang agung, Nabi Sulaiman AS memohon ampun kepada Allah. Ini menunjukkan kerendahan hati beliau bahwa segala nikmat dunia harus diawali dengan taubat dan pembersihan diri. Tanpa ampunan Allah, harta dan kekuasaan tidak akan membawa keberkahan.

2.Permintaan Kerajaan yang Agung:

Nabi Sulaiman tidak hanya meminta harta benda, tetapi sebuah kerajaan yang tidak akan tertandingi. Hal ini bukan didasari kesombongan, melainkan agar kejayaan tersebut menjadi bukti kekuasaan Allah dan sarana dakwah kepada umat manusia serta bangsa jin.

3.Pengakuan Allah Maha Pemberi (Al-Wahhab):

Nabi Sulaiman menutup doanya dengan pengakuan bahwa hanya Allah yang bisa memberi segala sesuatu tanpa batas. Ini menunjukkan akidah yang lurus bahwa segala rezeki bukan karena usaha semata, tetapi murni pemberian Allah.

 

Sumber:

Berita Terkait