Penuturan Moeldoko, Ternyata Tak Hanya BYD, Pembangunan Pabrik VinFast Sempat Diganggu Ormas juga

Penuturan Moeldoko, Ternyata Tak Hanya BYD, Pembangunan Pabrik VinFast Sempat Diganggu Ormas juga

Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam To Lam (baris kedua, keempat dari kiri) dan Menteri Vietnam dan Indonesia menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara VinFast dan BNI di Indonesia.--

 

JAKARTA, Radarseluma.Disway.id - Beberapa organisasi kemasyarakatan di Indonesia, ternyata benar-benar sudah meresahkan. Selain meresahkan warga, Ormas ini sudah berani mengganggu investasi di Indonesia. Informasi ini disampaikan Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Moeldoko. Dikatakannya, pembangunan pabrik  VinFast juga sempat diganggu.

 

BACA JUGA:Train Attendant LRT Jabodebek, Garda Depan Pelayanan dan Keamanan di Kereta Otomatis

BACA JUGA:Toyota Avanza: Mobil Paling Populer dan Paling Laris, Pilihan Utama Pecinta Otomotif di Tanah Air

Produsen mobil asal Vietnam, VinFast, berinvestasi di Indonesia untuk membangun pabrik di atas lahan seluas 170 hektar di Subang, Jawa Barat. Mereka menggelontorkan dana sebesar 200 juta dolar AS atau setara Rp3,2 triliun.

 

"Saya pernah mendapat laporan, seperti VinFast juga pernah melaporkan ada gangguan-gangguan. Namun, saya sudah bantu untuk komunikasikan ke wilayah setempat," kata Moeldoko.

 

Rencananya, VinFast akan mengoperasikan fasilitas pabrik mereka pada kuartal keempat 2025 dengan memproduksi mobil listrik VF 3. Fasilitas tersebut akan terdiri atas jalur perakitan, Body Shop, General Assembly Shop, Paint Shop, dan area pengujian.

 

Atas peristiwa ini,  Moeldoko meminta seluruh pihak untuk menjaga iklim investasi di Indonesia agar tetap kondusif bagi investor dalam menanamkan modalnya di Indonesia. Sebab, hal ini akan memberi dampak besar untuk membuka lapangan pekerjaan baru.

 

BACA JUGA:Satreskrim Polres Seluma Periksa 4 Saksi, Ungkap Pembobol SDN 89 Seluma

Sumber: vinfast dan byd bangun pabrik di subang jawa barat